(repost) Summer and Soccer

tumblr_mrizdpP5Di1rznnyjo1_400

Summer and Soccer

//

Lim tak pernah suka musim panas.

 

Dari keempat musim yang ada di negaranya, musim panas yang paling buruk. Ia benci musim panas sebanyak ia bisa menghabiskan beberapa piring strawberry shortcake di musim gugur, sebanyak bunga cherry yang mekar di musim semi dan sebanyak salju yang menumpuk saat musim dingin. Ia tak suka saat ia tak bisa tidur ketika malam mencapai suhu 40 derajat. Ia tak suka matahari menyengat pada pertengahan hari dengan alasan tak mau mengambil resiko kulitnya menjadi hitam. Ia tak suka dengan keringat yang mengucur deras di tubuh kakak lelakinya ketika ia pulang sehabis latihan bola.

Lim juga tak pernah menyukai permainan sepak bola.

 

Permainan itu membuat ia harus mengalah pada ayah dan kakaknya untuk masalah acara televisi. Ia rasa permainan itu adalah permainan paling membosankan sedunia. Apa serunya meilhat beberapa lelaki mengoper bola selama dua kali empat puluh lima menit ?

Panas dan bola tidak pernah masuk dalam list hal-hal favoritnya, sampai saat ini. Sampai seorang pria kurus dengan surai merah muda duduk manis tepat di sebelah Lim. Ia masih sibuk dengan beberapa pengaman di kakinya dan kaus kaki tentunya.

Ia Xi Luhan, si ace klub sepak bola sekolah. Lim pertama kali melihatnya saat ia terpaksa menonton pertandingan Kris−kakak lelakinya− beberapa hari lalu. Dan matanya tak sengaja menemukan rusa kecil itu, pemain dengan nomor punggung 29 yang sukses membuat dirinya tak bisa berkonsentrasi pada pertandingan. Oh, bahkan ia hampir saja melonjak girang saat ia tahu kalau Luhan adalah sahabat dekat Kris. Luhan sebagai ace dan Kris sebagai kapten. Sebuah kebetulan yang menyenangkan bukan ?

 

“Hei Lim, kukira kau tak pernah suka bola.”

 

“A―apa ?” Matanya membelalak ketika ia mendengar suara Luhan. Kalimatnya terputus, bingung bagaimana harus memandang mata memikat milik Luhan. Lim bersumpah jantungnya bisa meledak kapan saja. Tak ada yang salah dari kata-kata Luhan. Ia memang tak pernah menyukai bola, apalagi sampai repot-repot menonton latihan musim panas klub sepak bola sekolah (seperti yang ia lakukan saat ini). Alasan satu-satunya ia mau duduk di bawah terik matahari musim panas adalah pria ini.

 

“Aku hanya ingin memastikan kalau Kris bermain dengan benar, kurasa.”  Lim menjawab pelan seiring tangannya yang mulai bergerak gelisah.

 

Benar-benar jawaban yang bodoh.

 

“Sepertinya kamu memang harus mengawasinya. Kris bermain sangat gila akhir-akhir ini. Kurasa udara panas dan predikat kapten membuat otaknya tidak bekerja dengan baik.” Luhan terkekeh. Ia mengusap kepala Lim pelan sebelum ia berlari menuju lapangan dan bergabung dengan yang lain. Saling merangkul pundak dengan kris sambil tertawa lembut. Helaian rambut merah mudanya berkilauan di bawah matahari musim panas.

Ya ampun, bagaimana ia bisa mengawasi kakak lelakinya kalau matanya saja tak bisa beralih dari pria kurus dengan sejuta pesona itu ?

 

 

Ge, boleh aku bertanya sesuatu ?” Lim berdiri di ambang pintu kamar Kris. Matanya menjelajah seluruh kamar. Kakak lelakinya itu tengah sibuk dengan setumpuk majalah olahraga dan keripik kentang.

 

Hem ? tumben sekali mau mengunjungi kamarku.”

 

Mengunjungi kamar Kris memang bukan hal yang sering Lim lakukan. Kamar Kris penuh dengan poster pemain bola dan hal itu sangat tidak menarik bagi Lim. Terakhir kali ia masuk kamar Kris adalah saat ia ingin mengambil paksa kaset anime yang Kris pinjam. Kamar Kris begitu berantakan hari itu, membuat Lim hanya bisa mendesah kasar. Ia sedikit merogoh lemari buku Kris tapi bukan kaset yang ia temukan. Melainkan dua ekor kecoa yang terbang ke arahnya. Membuat Lim berteriak histeris, membuat seisi rumah dalam keadaan panik dan Lim bersumpah sejak saat itu ia tak akan kembali ke kamar Kris.

 

Ge― boleh aku tahu kapan saja jadwal latihan sepak bola tim mu ?”

 

Dengan cepat Kris menoleh, melihat adik perempuannya dengan tatapan heran. Kris merasa bola merupakan salah satu yang adik nya itu benci mengingat mereka sering sekali bertengkar hanya karena masalah bola dan saluran televisi.

 

“Kukira kau tidak suka bola.” Alis Kris bertaut. Ia menghentikan kegiatan mengunyah keripik kentang dan lebih memilih memandang adik perempuannya. Matanya mengerling nakal. “Jadi, tentang apa ini ?”

 

“Bu-bukan ! Mak-maksudku sangat bagus kalau aku bisa tahu jadwal latihan, sehingga aku bisa leluasa menonton televisi saat kau tak ada di rumah !”

 

Oh, satu jawaban bodoh lagi.

 

Kris mulai curiga, Lim tahu itu. Tapi demi mendapatkan kesempatan bertemu Luhan, ia harus sekuat tenaga menahan malu dan menyembunyikan mukanya yang semerah tomat. Kapan lagi ia bisa bertemu Luhan kalau tidak saat latihan ?

 

“Ayolah, Ge. Tidak perlu mempersulitku.” Ia meniup poni kesal.

 

“Baiklah, tapi untuk satu mangkuk es krim.”

 

Ya Tuhan, saat ini yang paling Lim ingin lakukan adalah mencekik leher kakak lelakinya.

 

 

Duduk di bangku dekat lapangan dan merupakan kebiasaan baru Lim. Bahkan ia sudah tak peduli dengan sinar matahari yang dulu begitu ia benci. Kadang ia hanya tersenyum atau kadang meloncat gembira saat Luhan memasukkan bola. Kegiatan yang terlalu mencolok memang bagi gadis yang sedang jatuh cinta.

Melihat Luhan berlari mengejar bola merupakan kesenangan tersendiri bagi Lim. Ia suka bagaimana pria itu membawa bola dengan kakinya. Bagaimana pria tertawa saat bermain, seolah sepak bola merupakan permainan terseru seantero dunia. Luhan terlihat bersinar di mata Lim, tapi Lim baru sadar kalau Luhan lebih bersinar jika ia berada di lapangan.

Dalam beberapa minggu bahkan Lim lebih mengenal Luhan dibanding Kris, kakak nya sendiri. Ia tahu Luhan suka membawa anjingnya jalan-jalan saat sore hari. Ia tahu kalau Luhan mempunyai seorang adik laki-laki yang berusia 4 tahun lebih muda darinya. Ia tahu kalau Luhan mengecat rambutnya menjadi merah muda karena ia bosan dengan rambut coklatnya. Ia tahu Luhan begitu terobsesi dengan bubble-tea.

 

Ia tahu kalau es krim rasa anggur merupakan favoritnya.

 

“Hei Lim, mau es krim ? Bibi kantin sedang berbaik hati memberikan dua es krim gratis padaku. Rasa anggur. Dia yang terbaik.” Luhan tertawa riang sambil menyodorkan sebungkus es krim rasa anggur kepada Lim. Lim mengangguk. Semburat merah jambu lagi-lagi terbentuk di kedua pipinya.

 

“Datang melihat pertandingan kakakmu ?”

 

Ya…yah, begitulah.” Dalam hati ia mengoreksi kalimat Luhan. Ia memang ingin melihat pertandingan bola, tapi kakak lelakinya bukan merupakan fokus.

 

Hari ini adalah pertandingan pertama kejuaraan antar sekolah menengah. Beberapa pemain termasuk Kris masih sibuk dengan pemanasan kecil, tapi Luhan yang telah lengkap dengan seragam biru kebanggaan tim sekolah lebih memilih duduk santai dengan sebatang es krim.

Alis Lim bertaut heran, sibuk memikirkan alasan mengapa Luhan lebih memilih untuk duduk dengannya padahal pertandingan sebentar lagi dimulai. Tapi masa bodoh dengan itu, sekarang ia hanya terlalu gembira menemukan Luhan duduk di sebelahnya dengan jarak tak lebih dari 50 senti.

 

“Kau tak gugup ?” Tanya Lim yang tengah sibuk dengan bungkus es krim nya. “Kurasa yang lain sedang merasa gugup. Wajah Kris kelihatan sangat jelek saat ini.” Ada jeda sebentar dalam percakapan mereka sebelum Luhan menggeleng sambil memamerkan senyum.

 

“Kau tak ingat ? Aku seorang ace.”

 

Tak sampai beberapa detik tawa pecah diantara mereka berdua. Lim bahkan tak pernah berharap ia bisa tertawa bersama Luhan, ini sudah lebih dari cukup menurutnya. Ia tak pernah tahu bahwa berada sedekat ini bersama seorang pria terasa bagitu menyenangkan, bahkan saat ia bersama Kris sekalipun. Mungkin setelah ini jantungnya akan meledak karena degupannya terlalu kencang. Pria ini membuat setiap inchi tubuhnya tak bekerja dengan baik.

 

“Kau tahu, Luhan ?“ Lim memotong kalimatnya, membiarkan Luhan dengan mata penasarannya. “Sebenarnya aku tak punya niat untuk mengawasi kakak lelaki menyebalkan itu dari awal.”

 

Lim rasa ia mulai gila, mulutnya hanya tak bisa ia kendalikan.

 

“Aku tahu.”

 

Dan saat ini Lim bersumpah bahwa jantungnya berhenti sesaat dan dengan cepat kembali menggila. Matanya membelalak kearah Luhan. Stick es krim di tangannya jatuh begitu saja, membuat rok seragamya berlumuran cairan berwarna ungu. “Tap−tapi dari mana k−kau ?”

 

“Kris tak sebodoh itu untuk tahu bahwa kau selalu memperhatikanku. Jadi salahkan dia kalau aku bisa tahu bahwa kau menyukaiku.”

 

Astaga

 

Peluit berbunyi nyaring. Pertandingan akan di mulai dan Luhan harus pergi menuju lapangan. Lim masih membeku di tempatnya dan itu membuat Luhan hanya bisa terkekeh dengan tangan memegang perut.

 

“Dan kalau aku boleh jujur, mengobrol denganmu adalah satu-satunya hal yang lebih menyenangkan daripada bermain bola.”

 

Luhan mengecup pelan pipi Lim sebelum ia beranjak. “Diam di sini dan tunggu aku memenangkan pertandingan. Lalu kita bisa pergi membeli semangkuk parfait.

 

Muka Lim mungkin sudah semerah kepiting rebus saat ini, dunia seperi berhenti berputar di matanya. Tenggorokannya seperti habis menelan satu buah jeruk bulat-bulat, sangat susah digunakan bahkan hanya untuk mengucapkan beberapa kalimat. Lim hanya bisa melihat punggung Luhan yang bergerak menjauh. Perutnya seperti ingin meledak

Ya ampun, lelaki bernomor punggung 29 itu benar-benar membuat hari-harinya berantakan.

Hari itu di bawah terik matahari dan belaian lembut angin musim panas, suara gemuruh jantung Lim bahkan bisa mengalahkan suara gemuruh penonton saat peluit tanda pertandingan dimulai tengah berbunyi nyaring. Ia rasa musim panas dan bola tak terlalu buruk.

fin

 

Advertisements

45 thoughts on “(repost) Summer and Soccer

  1. KAK ASAA~~~ aku merindukanmu. udah lama aku menunggu loh kak, bagai … bagai apa ya? pokoknya lama deh. tapi fics ini…. SUMPAH BIKIN AKU KELOJETAN! tau banget kalo ak lagi suka rusa cantik tapi manly tapi imut tapi ganteng tapi tonggos tapi unyu itu.

    demi nahan teriakan histerisku, aku garuk garuk badan gak jelas dan dari jauh aku ga ada beda sama onyet.

    yang belakang itu… yang belakang itu… yang belakang itu kenaapa sweet banget ampuun…
    kak asa jangan bunuh aku dengan ficsmu, manis banget tau.

    ‘Luhan mengecup pelan pipi Lim sebelum ia beranjak. “Diam di sini dan tunggu aku memenangkan pertandingan. Lalu kita bisa pergi membeli semangkuk parfait.”

    FIX itu bagian favorit aku.

    pokoknya aku selalu ngefans sama kak asa 😉

    1. lintaaang aku juga merindukanmu 😀 aku lagi nunggu waktu yang tepat buat bikin fiction tang (baca: nunggu nggak males) (slap) tonggos ? tunggu, sejak kapan luhan tonggos ? wah ketularan kris nih dia tonggos nya dasar kris ! aduh tang jangan garukin badan kasian badan kamu :” kalao lagi nahan histeris mending lempar hape aja ke tembok ato ke lantai aku juga biasanya kaya gitu (sumpah ini boong banget) nggak deng aku cuma lempar bantal aja kok hahaha

      ahahaha (brb nengok belakang ternyata belakangku kaca terus aku liat bayanganku sendiri) itu kan yang manis ? 🙂 (tampol) ayo makan parfait ditraktir luhan loh 😀
      makasih ya lintang, tunggu aku komen ficmu yah 😀 maap ini belom sempet baca-bacain fic mu lintang :”

      1. lumayan sih kak, coba perhatiin kalo luhan ketawa. tonggos dikit gitu tapi tetetup imut gitu :3
        kalo histeris mendingan peluk peluk member EXO aja, lebih sip, lebih oke, lebih nyaman, dan lebih… semakin liar khayalanku

        itu juga manis kok. terus terus waktu aku liat foto juga ada cewek manis banget (itu foto aku sendiri)
        ayo kak, kita makan bersama.

        sama sama kak~ ah, gak usah repot repot kak, fic punya aku jelek. jangan dibaca pokoknya (lah terus kenapa dipost tang?)

      2. ah luhan mah mau tongos mau apapun tetep manis lah ! aaak kao-itu-beneran-bisa-ga-cuma-khayal-khayalan sih aku mau, ya setiap hari aja baca fanfic fluff biar bisa setiap hari pelukin anak exo :” iya deh tang kita kan sama-sama manis (toss habis itu kita digampar orang) yee ga mau ntar aku pasti ke wp mu kok tang ini baru kelar ujian jadi agak nggak hectic 🙂

  2. Sumpah demi apa ini aku bacanya sengaja ngebut tauk sama wi-fi bandara!!!
    Cocuwit bangetlah! Egilak, dari tadi senyum mulu kakkk! Sumpah, Luhannya demi apa nyebelin banget! Aku pengen ketawa aja gitu liat reaksinya Lim waktu ketemu Luhan. Nomor punggung 29, aku padamulah.
    Sama kaya Lim sebenernya, aku enggak suka banget sama udara panas, berasa tidur dalem oven! Dikira brownies apa pake dipanggang, hahahaha. Tapi aku suka nonton bola, gregetnya itu lho, apalagi kalo menang.
    Kakak, I MISS YOU!!! /hug tightly

    1. hei, where are you going Naomi ? ga mau tau pokoknya kudu kirim oleh-oleh :3 kalo kamu lagi di bandara berarti kamu senyum-senyum sendiri dong di sana na yaaaduh ! sama kaya Lim juga aku nggak suka udara panas plus aku juga ga suka bola na, palingan aku nonton bola pas running man itu sama pas ISAC 2013 (oke itu futsal) soalnya yang maen juga luhan sama umin walopun kalah tapi tetep aja nonton hahaha :” wow brownies ? #tiba-tiba pingin brownies coklat (oke mulai ga nyambung)
      makasih naomi udah baca xD

      1. Saya di Singapura kak. Sumpah, laknat banget itu negara! Mana makanan enggak ada yang enak (kecuali little india), apa-apa mahal terus orang Indo dianggep bodoh coba! Waktu aku mau beli lensa kamera, aku dikasih yang jelek, dikira orang Indo kagak ngerti logika lensa apa? Ya udah, aku tinggalin aja itu orangnya.
        Masa kakak enggak nonton U-19? Itu permainan Indonesia yang paling keren menurut aku. Geraknya itu loh kak, santai tapi waspada. Terus pada mau ngalah, jadi pusatnya itu bukan biar populer, tapi menangnya itu. Duh, terharu saya, hahaha.
        (Bukannya komen malah ngomongin yang enggak jelas)

      2. yee oleh-oleh ! oh ya ? iih emang kamu dikasi lensa yang kaya gimana na ?
        U-19 eeer…. emang pas itu lawan siapa ya ? seriusan ini aku buta banget kalo masalah perbolaan (alah) ahaha na kamu mirip komentator yang biasanya ada di acara live bola itu loh :’D padahal aku ga tau bola tapi udah seenak jidat aja nulis tentang bola hahaha

      3. Saya udah kembali ke tabah air sekarang!
        Lensa kawe kak, itu loh, yang kalo dilihat biasa aja lurus, padahal sebenernya itu fotonya melengkung kaya fish eye kualitas jelekkk.
        Ngelawan Vietnam kak. Gapapa kok, kalo buta bola. Orang aku kalo ngeliat bola cuma ngerti dikit-dikit doang,kak, hahaha

  3. AAASAAAA WHY DO YOU DARE TO POST WITHOUT TELLING MEEEHHH! *groar*
    Huhuhuhuhuhuhuhu yaampun gege kenapa lucu banget hu bikin orang gregetan
    terus daddy demi apa itu jorok banget kamar sampe ada kecoa dua biji
    *brb fogging kamar daddy*
    hahahaha ampun kalo aku jadi Lim udah binasa itu daddy aku oprak-oprak
    terus astaga itu si lim demi apa naksirnya ketauan banget sampe endingnya gege duluan yang nyosor
    hiiiiihhhhh gemesh, gemesh, gemesh *cubitin pipi asa sampe bengkak*

    Aaaakkk kenapa ga bilang kalo apdet yang selusu ini meski cuma repost huhuhu
    untung aku iseng kelayapan jadi bisa nemu ini
    liburan akhir taun apdet lagi dong yang banyak *dikemplang*

    1. argh tolong kuku ngamuk ! daddy mu emang failed tuh ku :” bersihin kamar itu bukan style dia hahaha duh tapi mau banget sih ya kalo suru bersihin kamar kris apalagi kalo dia bantuin berasa pasangan baru nikah (NAHLOH!) ahaha Lim tuh bodo banget gimana ga ketauan coba iya dia duduk sendirian panas-panas ngapain coba kalo dia ga ngeliatin orang yang dia suka (kok jadi curhat)
      #brb keluarin tongkat Tao terus hajar kuku gara-gara nyubitin pipi aku sampe bengkak

      aku juga pengennya gitu ku, ini lagi nyoba-nyoba buat bikin fic sih, soalnya otak udah macet laama ga dibuat bikin fic :” makasih kuku udah baca :*

  4. KAKAK ASAAA!!!
    AKUKAN UDAH BILANG BERAPA KALI KALO AKU RINDU KAKAK. huhuhu ㅠㅠ Salah satu kakak yang bikin “astaga aku mau jadi seperti dia,”

    Lalu lalu lalu, aku datang lagi, ehsebenernya udah dibookmark sih site ini di web. hehehehe. Terus aku langsung baca ini deh! ^^

    GUESS WHAT PANAS SELURUH SEL PADAHAL LAGI UJAN!

    Luhan….
    Kamu…

    AAAAAA KAKAK GATAU KAN AKU BARU MIMPI LUHAN DAN RASANYA ITU..

    W.O.W

    Subhanallah banget tuhan…
    lalu dengan ini… bertambah lengkap lah pengkhianatanku /ehgajuga sih, aku kan suka hunhan/ terhadap Sehun. hahaha. okelah, segini (?) aja dulu. yang jelas ini segar kayak es krim rasa anggurnya! ^^ lovelovelove

    1. DHILAAA AKU JUGA RINDU KAMU :” kamu juga tau salah satu writer yang bikin aku selalu bilang ‘yaampun tulisan dia bagus banget’ aduh terharu banget lah dhil kamu mau bookmark wp ancur ini :”

      YESS TOSS AKU JUGA LAGI UJIAN ! (brb bawa kipas angin terus arahin kipasnya ke sel sel dhila) iiih kamu mimpi Luhan ? enak banget dhil kamu bisa mimpi dia hahaha yaaa dhila nikung nih aku bilangin sehun lo ntar 🙂

      makasih ya dhila udah mampir terus baca ini, aku terharu banget seriusan ! nice to have you here !

  5. Demi apapun,
    KAK ASAAAAAA..
    Jadi, ini maksudnya mau comeback ??
    Arghhhh, asdjkfhlmh..
    Terlalu byk fic yg buat aku senyum hari ini,

    dan apa.apaan itu Luhan??
    Ya ampyun, aku gak brhenti snyum2 gak jelas dri detik mulainya aku baca smpai ketik komen,
    huaaaa, itu foto jga ..
    Kak Asa dpat drimanaa << ?

    Entah kenapa aku pling suka sgala scene yg brhbungan dgn 'cium pipi', dan pasti itu jadi scene favoritku,
    okay, Kak Asa brhasil buat aku jatuh cinta dgn pria krang ajar yg yg tmpannya luar binasa, Hhahaha..

    Trima ksh krn sdh kmbali, :))
    See you :))

    1. ivana ? WHAT’RE YOU DOING HERE ?! yaampun aku ga nyangka kamu mau main kesini, terharu banget lah van :” yah doain aja semoga bisa cepet comeback yah van, otakku udah ngadat ngadat kalo di buat bikin cerita :’D komenmu bikin aku senyum hari ini :))))

      aku juga ga berhenti senyum pas tau kamu baca fanfic abal ini terus komen pulak ! kalo foto itu aku dapet dari tumblr van, begitu liat foto ini aku langsung jatuh cinta masa (makasih banget buat siapapun yang udah ngambil foto ini) aku ga tau tapi di foto itu dia ganteng naujubilah diantara semua foto luhan yang pernah aku liat ini yang paling bagus menurutku :”

      hahaha cium pipi itu kesannya manis, anak muda banget gitu soalnya 🙂 makasih ya van kamu udah mau mampir kesini terus baca dan komen pulak :” nice to have you here, really !

    1. haloooo eeer…. aku panggil kamu siapa yaa ? selamat datang di wp ga jelas ini yang aku juga heran kenapa kamu bisa nemu ini wp :” (tebarbungabarengsehunterusgulinggulingterharu)
      oh ini aku setuju banget kalo kamu bilang dia pemain bola paling cute, kalo dia beneran jadi pemain bola yah pasti aku udah suka banget nontonin bola :” yeah, she and her life, aku juga yang nulis kadang iri sama dia, udah dicium luhan, punya kakak kris yang ganteng itu pulak, what a life !

      makasih ya udah mau mampir kesini dan baca dan komen :))) nice to have you here !

  6. Ohaiyo kak Asa… Lama tak jumpa~~ Aku rindu padamu uhuk uhuk
    Yaampun kak… Ini baru aku baca di akhir liburan dan ternyata sweet banget.. Apalagi pas bagian terakhir.. Haha rupa-rupanya Luhan tau. Saya mengerti perasaan kamu kok Lim.. Kalo saya jadi kamu mungkin muka saya keliatan konyol banget dan pingin terbang ke planet mars, melayang-layang di ruang hampa, kembali meluncur ke bumi, jatuh di pelukan Luhan /oke ini ngelantur/
    Ya iyalah Lim, Kris gak sebodoh itu juga kali! Situ yang awalnya anti banget sama bola mendadak jadi gila bola… Gimana gak curiga tuh mas Kris.

    Ff nya bagus kak, diksinya gak bikin bosen. Aku suka!!
    Keep writing and fighting ya kak~~
    Saranghae, annyeong~~

    1. hei rahmaa~ miss you too 😀
      nahloh ini bocah udah mau masuk sekolah malah sempet-sempetnya baca fanfic (padahal sendirinya besok ujian) Luhan ga sebego yixing kok ma, coba kalo ini fanfic cast nya yixing pasti dia lama loading nya, pas lim bilang kalo sebenernya dia ga liat kris lay cuma bisa ngomong ‘aku dimana ?’ ‘aku siapa?’ hahaha iih aku juga gitu kayanya ma, bakal malu banget langsung ngacir pulang ga mau balik sekolah, eits tapi itu bagian jatuh kepelukan luhannya boleh banget tuh

      Lim gila bola dan gila luhan, kalo pemain indonesia yang main kaya luhan semua aku bakal jamin aku liat bola setiap hari deh ma :’D makasih rahma udah mau baca ini terus komen lagi, nado saranghae 😀

      1. Ya ampun… Udah seminggu ini ya? Komen ngendep semua huhuhu..
        Aha, gapapa. Refreshing sebelum mikir keras. Ujian tinggal berapa hari yak? Aduh saya atut…
        Kak asa gimana ujiannya? Udah selesai belum? Semangat kakak~~~

        Iya, untung aja bukan Yixing. Di luar boleh keren, tapi dalemnya YaAllah.. inosen punya. Di exo syowtaim 7 kalo itu bukan Lay, mungkin udah saya jedotin ke tembok saking begonya. Untung kamu rupawan jadi saya tak tega~~ /sok imut/

        Ohoho… Kayak roket ya… Mendaratnya di pangkuan Luhan. Ya, Luhan…

        Lah, sama dong. Kalo mukanya macem boyben semua konsentrasinya bukan ke permainannya tapi ke pemaninnya. Fangirlingan di depan TV… Ohoho… Jatuhlah reputasi di depan bapak
        Sama-sama kakak~~ ❤ 😀

  7. halooo asa, eh pertama-tama aku mau minta ijin numpang ngacak-ngacak blogmu ya ahahaha xD gak ada kerjaan ato gimana aku gangerti, tapi tiba-tiba pengen mendarat di sini gitu huhuhu yasudahlah ya gapapa kan? hehehe

    AAAAAAAAA LU-GEEEE!!! aku kesel ah sama dia! beberapa hari belakangan ini di tumblr yang aku follow terus-terusan ngepost gambar dia dan sialnya dia cakep banget huhuhu
    ditambah nemuin fic ini berasa kayak “bye, baekhyun, aku tak kenal dirimu. aku cuma tau luhan seorang” ((apaini)) #dicekek
    terus di sini kakaknya si kris. aku cuma bisa bertampang gini —-> -___- soalnya bahaya tau punya kakak kayak dia, terus temennya luhan…yowes aku pasti bingung mau pacarin yang mana #eh #gagini pffft xD

    hah Lim itu sama banget, aku juga gasuka musim panas walaupun pilihan di indonesia cuma ada tiga musim sih; musim panas, musim hujan dan musim jatuh cinta ((yang ini gamasuk hitungan)). dulu suka bola tapi, sekarang enggak lagi tapi seandainya ada pemain kayak luhan….lah ayolah nonton hahahab

    aduh ini jadi curhat kan…

    my fave part:

    “Ia tahu kalau Luhan mempunyai seorang adik laki-laki yang berusia 4 tahun lebih muda darinya…” eyyy ini hunhan nyelip kan hahaha aku tau yang empat taun lebih muda itu sehun bukan jongin, soalnya…pelis deh, mereka gamirip hahahaha ((dibuang))

    “Ya Tuhan, saat ini yang paling Lim ingin lakukan adalah mencekik leher kakak lelakinya.” AYO LIM KITA CEKIK KRIS SAMA-SAMA! HAHAHAHA XD suka banget kalo ngebully si wufan ((maaf))

    “Dan kalau aku boleh jujur, mengobrol denganmu adalah satu-satunya hal yang lebih menyenangkan daripada bermain bola.” HAHAHAHA LU-GE, aku juga lebih menyukaimu dari si baekhyun ((maafinijadinyanikungbanget))

    ah tapi daripada menyukai luhan, lebih baik aku suka sama fanfic ini hahahaha good good asa! aku suka banget, aku mau ngintip fic lainnya yang mengandung(?) luhan di dalamnya. baiklah, selamat terperosok ke dalam lautan penuh luhan, dira. bye world and see ya, asa! i love this one 🙂

  8. “Diam di sini dan tunggu aku memenangkan pertandingan. Lalu kita bisa pergi membeli semangkuk parfait.” <– sumpah ih aku mah pingsan di tempat kalo diomongin sama luhan kayak gini hahahaha.
    oke asa tanggung jawab ini aku beneran gigitin bantal tau gak. sumpah ini fluffnya dapet banget yaaaa. demiapa aku mau nyubit luhan. he's nice, he's sparkling, aaahhh he's everything dear god bring him here pleaseeee :" (fans gila)
    aku suka karakternya luhan. sukaaaa banget. siapa bilang dia gak manly. hih. mukanya mah boleh kayak anak 5 tahun minta permen tapi for god's sake dia itu manly. makanya aku sebel kalo ada ff yang nempatin karater dia terlalu over-cute, over-angst (curhat) ahahahaha. dan makasih asa, your story made my day. setelah tadi seharian di kampus aku ngerjain tugas tambahan yang isinya kayak isi lumpia -_- terus pulang-pulang baca ini… hugs you from afar ehehehehe.
    keep writing asaa^^

    p.s: ohya. namanya luhan itu cukup Lu Han aja, bukan Xi Luhan hehehehe xD

    1. aku udah pingsan fik pas nulis kalimat itu (oke boong banget) aku jadi geli sendiri kalo baca ulang ini kok bisa aku nulis kaya begini aduh ;A; luhan gombal abis ! (brb plester mulut luhan tendang ke namsan tower) fik aku jadi pingin liat bentuk bantal kamu habis kamu gigitin gitu kasihan sekali dia (bantal kamu) hehehe kalo gitu kita sama-sama fans gila soalnya aku juga kaya gitu fik kalo liat luhan huuhuuu jangan, jangan pertemukan aku dengan luhan nanti bisa-bisa dia aku cakar-cakar (sasaeng mode on) makasih ya fiik kamu udah sempetin baca ini padahal tugas kuliah kamu udah kaya isi pastel :”
      p.s : iyaa huhuu aku baru tau kapan itu dikasi tau temenku ampuni aku lu-ge aku udah seenak jidat ganti nama kamu (sujud)

  9. dohh…gue jg benci bola *-* ..tp ini Luhan dan aaa…. itu Lim nya gue byangin itu gue 😀 ..ckck..punya kk Kris cowo Luhan .. perfect! xD

    1. aku juga ga suka bolaa hehehe bukan ga suka sih sebenernya tapi suka bosen kalo liat bola hehe gapapa bebas kok bayangin siapa aja ini pas aku bikin cerita aku juga bayangin si Lim itu aku ((hahahaha)) makasih udad baca dan komeen 😀

  10. AAAAA;;; jangankan Lim yang kek gitu, aku yang baca aja ikut terpesona + deg-degan bayangin Luhan main sepak bola dengan rambut merahmudanya berkibar tertiup angin. ditambah lagi keringat yang mengalir dari pelipisnya /aaaaa apa ini/ sumpah ya, kenapa kamu selalu bisa membuat orang meleleh. bahkan bukan meleleh lagi namanya, aku bisa saja menjadi agar-agar kalo seandainya Lim itu aku >3< dan dan dan…. kenapa kamu sweet sekali. rawwwwrrrr Luhan emang paling bisa deh, membuat nyawa seseorang kehilangan sebagian kesadarannya akibat perlakuan manisnya…

  11. Kyaaaa…. anyyeong thor.. aku readers baru hehee…
    Sumpah ini keren ya ampun :’D suka banget ending2nya.. pas di cium dipipi itu.entahlah..aku rasa itu sangatlah manis :’))

  12. Itu Luhannya gimana bisa kaya gitu, asa kok kenal sama paket lengkap kaya dia. udah senyum-senyum sendiri kaya orang gila ini bacanya. campuran antara pengen sama iri nih asa :O itu Lim nya itu punya amang macam Yifan dan punya (calon) pacar macam Luhan. kurang lengkap apa coba hidupnya.

  13. metong deh lama2 gue ngadem di blog ini (…..) luhan nya bikin adsfdshdhsds tapi kenapa ga di lanjutin lebih panjang gitu jadi luhan menang terus sebagai euphorianya dia nembak si Lim. terus jadian HORE /delusional lagi/ yaudah deh aku tunggu ff2 kamu yang lain yaaa ppyong~

    1. (buruan masukin kamu ke kulkas) (plis galucu asa) heeem biar yang baca pada penasaran hahahaha (evil’s laugh) nggak deng emang diputus gitu aja biar manis 🙂 makasih yaa udah baca XD

  14. Astaga! Astaga!!!
    Ini sumpah sweet bngt!
    O.m.g
    namanya lg jatuh cinta emang sampai segitunya ye. . . .
    Itu yang bgian lulu pas terakhir!!!
    Jia a a a ah! Maunya narik si Lim #jorokinkekandangsapi!
    Demi apa pun!
    Ini sweeettt bngt! Ceritanya semanis senyum sehun!

  15. KAKKK INI BAGUS BANGETTT!! MANISSSSS ASTAGAAA

    Aku sama kayak lim, ga suka ntn bola. Apa serunya kan liat 22 orang rebutan 1 bola -_- aku cm nonton bola klo indonesia vs malaysia sama kalo kelas aku yg maen wkwkw *curcol

    Bagus banget kak, aku tunggu fic lain nyaaa 😉 semangat!!

  16. i can’t breath oh my god! aku butuh oksigen aku butuh oksigen/megap2/
    kak asa beneran ini sweet bangeeeeeeeeet aduh aduh itu luhannya kenapa dibikin mempesona begituuuuu>,< apalagi bagian ngelus kepala terus itu cium cium pipi aduuh luhan aku padamu bukan cuma pertandingan doang yang kamu menangin tapi hati aku juga luhan TT.TT

  17. ya ampun yampun o may gat, ini manis banget sumpah, kenapa baru nemuu…. ihihihi tuh kan sampe lupa, kenalin ya thor reader baru, baru banget malah, pertama baca langsung jatuh cintaaaa….. aaaa izin ngubek2 yee

  18. Hello! Welcome for me! Reader baru. 🙂
    TAPI, SUMPAH! FF Ini bikin melting. Walaupun cuma dengan hal-hal sederhana, tapi ngena banget. 🙂
    SUKA! (Y)

  19. waw so sweet banget aku ga sengaja ketemu ff ini tadi pas ga ada kerjaan
    ahhh luhann sweet banget aku suka ceritanya
    salam kenal ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s